PALANGKA RAYA – Kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi wadah penting bagi masyarakat Desa Babirah, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk menyampaikan kebutuhan terkait peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi berbasis desa.
Aspirasi tersebut disampaikan Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) II Kotawaringin Timur–Seruyan, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Kantor DPRD Provinsi Kalteng, belum lama ini.
Dalam penyampaiannya, Pipit mengungkapkan bahwa warga Desa Babirah menaruh perhatian besar pada penguatan sektor ekonomi masyarakat, khususnya melalui dukungan terhadap kelompok tani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di tingkat desa.
Di bidang perikanan, masyarakat mengusulkan bantuan sarana dan prasarana bagi dua kelompok tani tangkap ikan serta dua kelompok tani budidaya kolam ikan. Usulan ini dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan nelayan setempat yang menggantungkan hidup dari sektor perairan.
Selain itu, warga juga mengajukan permohonan bantuan bagi satu kelompok tani perkebunan dan dua kelompok tani pertanian. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan sarana produksi serta mendorong ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa.
Tak kalah penting, masyarakat Desa Babirah juga mengusulkan program pemberdayaan bagi satu kelompok PKK yang bergerak di bidang kerajinan anyaman. Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha rumahan sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga.
Pipit Setyorini menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan hasil penjaringan langsung melalui pertemuan dan dialog bersama masyarakat selama masa reses.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat menyampaikan aspirasi tersebut secara terbuka dan jujur, dengan harapan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan riil yang dihadapi warga desa.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Diketahui, aspirasi warga Desa Babirah merupakan bagian dari hasil reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang dilaksanakan pada 2 hingga 9 November 2025 di daerah pemilihan masing-masing.
(Sya'ban)












