PALANGKA RAYA – Warga di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) V Kalimantan Tengah (Kalteng), yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, mengharapkan dukungan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Aspirasi tersebut didominasi oleh permintaan bantuan bibit ternak, bibit tanaman, hingga peralatan pendukung usaha UMKM.
Juru Bicara (Jubir) Tim Reses Dapil V DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, mengungkapkan bahwa dalam kunjungan ke sejumlah desa, masyarakat sangat berharap adanya intervensi pemerintah pada bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Di Desa Bahaur Tengah RT 03, Kecamatan Kahayan Kuala, warga mengusulkan bantuan sarana ibadah serta bantuan di sektor pertanian dan peternakan.
“Meminta bantuan pupuk dan ternak berupa kambing dan ternak ayam kampung serta bibit Sapi,” ujar Noor Fazariah Kamayanti saat menyampaikan laporan hasil reses dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kalteng, baru-baru ini.
Selain itu, warga setempat juga membutuhkan bibit tanaman sayur-sayuran.
Aspirasi serupa muncul di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur. Masyarakat mengharapkan bantuan bibit ayam kampung, mesin jahit, hingga peralatan pembuatan kue untuk menunjang usaha rumah tangga. Selain alat produksi, warga juga mengusulkan pengadaan alat berat (Heksa) dan lampu tenaga surya.
Sementara itu, di Desa Cematan, Kecamatan Kahayan Kuala, warga memprioritaskan bantuan ternak sapi dan kambing. Tak hanya fisik, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi sorotan.
“Mengharapkan pemerintah membangun sekolah madrasyah. Warga juga mengharapkan adanya pelatihan dan ketrampilan ketenaga kerjaan untuk masyarakat setempat,” tambah Kamayanti.
Kebutuhan akan sektor perikanan juga mencuat di Desa Lupak Dalam RT 006, Kecamatan Kapuas Kuala.
“Warga mengharapkan adanya bantuan temak, bibit ikan sebagai budidaya penghasil ikan untuk meningkatkan pendapatan warga setempat,” jelasnya. Di desa ini, kaum ibu juga secara khusus meminta bantuan mesin jahit, serta pembangunan sekolah madrasah.
Terakhir, di Desa Anjir Serapat Timur RT 07, Kecamatan Kapuas Timur, warga menaruh perhatian besar pada masa depan generasi muda yang putus sekolah.
“Warga mengharapkan Perhatian pemerintah memberikan usaha untuk anak yang tidak memyambung sekolah berupa ketrampilan di bidang perbengkelan,” ungkap Kamayanti.
Selain usulan bengkel, masyarakat setempat juga mengharapkan bantuan rumah ibadah, bibit ikan untuk budidaya, serta perbaikan infrastruktur jalan menuju ibu kota kecamatan.
(Syauqi)












