KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan bahwa Kabupaten Kapuas memiliki luas lahan baku sawah mencapai 45.012 hektare, dengan wilayah Kuala Kapuas menjadi salah satu kawasan utama penopang produksi padi daerah. Hal tersebut disampaikan Wabup Dodo, Sabtu 24 Januari 2026, menindaklanjuti rapat koordinasi percepatan olah lahan dan tanam bersama Kementerian Pertanian RI.
Menurut Dodo, potensi pertanian Kabupaten Kapuas tersebar di 17 kecamatan, dengan 12 kecamatan merupakan wilayah pasang surut yang menjadi sentra produksi tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan, termasuk kawasan persawahan strategis di wilayah Kuala Kapuas.
“Sentra utama padi di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur mencakup sekitar 57,3 persen dari total luas lahan baku sawah Kabupaten Kapuas dan menyumbang 67,12 persen produksi padi,” ujar Dodo.
Ia menjelaskan, dalam enam tahun terakhir Kabupaten Kapuas berkontribusi rata-rata 40 hingga 45 persen terhadap produksi padi Kalimantan Tengah, sehingga ditetapkan sebagai salah satu lumbung pangan utama di provinsi tersebut.
Dodo juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 target Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Kapuas sebesar 70.000 hektare, dengan realisasi mencapai 69.620,54 hektare atau 99,45 persen dari target yang ditetapkan.
Meski capaian tersebut cukup tinggi, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan pertanian, di antaranya keterbatasan alat dan mesin pertanian, kebutuhan perbaikan jaringan irigasi tersier, pembangunan jalan usaha tani, serta optimalisasi lahan cetak sawah yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat melalui penerapan teknologi tepat guna, revitalisasi lahan pertanian, serta penguatan penggunaan varietas padi lokal yang saat ini masih digunakan di sebagian besar lahan petani.
Wakil Bupati Kapuas berharap dukungan berkelanjutan dari Kementerian Pertanian RI dapat memaksimalkan seluruh potensi lahan sawah, khususnya di wilayah Kuala Kapuas, sehingga Kabupaten Kapuas semakin kokoh sebagai lumbung pangan regional dan berkontribusi nyata terhadap swasembada pangan nasional. (denny)












