DPRD Kalteng: 50 Persen Warga Saka Tamiang Butuh Bantuan Modal Sawit

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi.

– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi (Kalteng) mengungkapkan bahwa sekitar 50 persen warga Saka Tamiang, Kecamatan Barat, Kabupaten , saat ini sangat membutuhkan dukungan modal usaha. Aspirasi tersebut mengemuka saat kegiatan reses Daerah Pemilihan (Dapil) V DPRD Kalteng yang meliputi wilayah Kabupaten dan .

Juru Bicara (Jubir) reses Dapil V DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, menjelaskan bahwa sebagian besar penduduk di tersebut menggantungkan hidupnya pada sektor perkebunan.

“Mayoritas dari warga 50% adalah berkebun kelapa sawit, sangat perlu dibantu untuk permodalan,” ujar Noor Fazariah Kamayanti saat menyampaikan laporan hasil reses dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kalteng, baru-baru ini.

Ia menekankan bahwa bantuan permodalan dan bibit tidak dapat diberikan kepada perorangan, melainkan harus melalui kelompok tani. Masyarakat diharapkan segera menyusun dan mengajukan proposal permohonan bantuan bibit secara kolektif.

Hal ini dikarenakan tingginya biaya investasi di sektor sawit, mulai dari pembukaan lahan, pengadaan bibit, penanaman, hingga pemeliharaan rutin yang memerlukan perawatan intensif.

Selain sektor perkebunan, tim reses juga menyerap aspirasi terkait fasilitas keagamaan dan . Masyarakat mengusulkan sumbangan satu ekor sapi untuk hari raya Idul Adha serta pengadaan ambulans .

Pihak DPRD Kalteng menyatakan kesiapannya untuk meneruskan usulan tersebut ke pemerintah kabupaten setempat. Syarat utamanya, warga diminta segera menyiapkan proposal resmi sebagai dasar pengajuan bantuan kepada pihak terkait.

Tak hanya itu, warga Saka Tamiang juga meminta perbaikan jalan utama . Infrastruktur jalan yang layak dinilai krusial untuk memudahkan aksesibilitas warga, terutama akses menuju lorong-lorong pemukiman seperti di wilayah RT 4 yang saat ini dilaporkan belum memiliki akses gang atau masih buntu.

(Syauqi)

baca juga ...  Warga Panarung Minta Perbaikan Jalan, Drainase, dan Posyandu

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!