DPRD Kalteng Kawal Perbaikan Sarana Pendidikan dan Kesejahteraan Guru di Kalumpang

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi.

– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) (Kalteng) memberikan perhatian serius terhadap peningkatan sarana pendidikan, , serta kesejahteraan perangkat di Kalumpang, Kecamatan Mantangai, Kabupaten .

Juru Bicara Tim Reses Daerah Pemilihan (Dapil) V Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, menyampaikan bahwa berbagai aspirasi warga Kalumpang telah dihimpun dan akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah daerah terkait.

“SK Guru TK akan kami sampaikan ke pemerintah kabupaten untuk dicoba tindak lanjutnya. Selain itu, penambahan tenaga sangat diperlukan di sana,” ujar Noor Fazariah saat menyampaikan laporan hasil reses dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kalteng baru-baru ini.

Terkait kesejahteraan, tim reses menyoroti perlunya penyesuaian honor Badan Permusyawaratan (BPD) mengingat tingginya kebutuhan ekonomi dan dampak inflasi. Meski hal ini merupakan kewenangan Bupati, DPRD berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut.

Selain itu, rencana peningkatan honor mantir adat juga masuk dalam agenda prioritas. “Terkait peningkatan honor mantir adat, akan diperbaharui terlebih dahulu Peraturan Daerah (Perda) Adat Dayak yang ada,” tambahnya.

Perbaikan Infrastruktur Pendidikan
Kondisi fasilitas sekolah di Kalumpang menjadi salah satu poin krusial dalam laporan tersebut. Noor Fazariah mengungkapkan beberapa rencana penanganan infrastruktur, di antaranya:
Peninggian Halaman SMP: Solusi untuk halaman SMP yang sering tergenang air adalah dengan melakukan pengecoran.
Peningkatan Fasilitas TK dan SD: Usulan pengecoran halaman TK serta pengadaan sarana bermain anak akan diperhatikan serius.

Pembagian Kewenangan: Legislator tersebut menegaskan bahwa meski sarana TK, SD, dan SMP adalah wewenang kabupaten, sedangkan SMA wewenang provinsi, pihak DPRD Kalteng tetap berupaya merealisasikannya melalui koordinasi lintas instansi.

DPRD Kalteng juga menyerap aspirasi terkait penguatan ekonomi melalui program peningkatan pangan rakyat yang akan ditindaklanjuti ke instansi terkait. Di sisi lain, permohonan rehabilitasi sarana ibadah juga masih terbuka lebar bagi masyarakat.

“Untuk pengajuan rehab sarana ibadah masih terbuka peluang, tinggal menunggu realisasi dari pemerintah,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Keterbatasan Sinyal, Warga Desa Kandris Usulkan Pembangunan Tower

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!