Kadisdik Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Langsung bagi Siswa dan Guru

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi , Muhammad Reza Prabowo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan program pendidikan harus memberikan dampak nyata bagi siswa dan guru di .

Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawas SMA, SMK, dan SKH se- Tahun 2026 yang digelar di Aula Berkah Dinas Pendidikan Kalteng, , Rabu, 28 Januari 2036.

Dalam sambutannya, Reza menekankan bahwa kehadiran jajaran pendidikan tidak boleh sebatas menjalankan tugas administratif, melainkan harus benar-benar memberi manfaat bagi lingkungan sekolah.

“13 Desember itu menjadi momentum bagi saya untuk berpikir bahwa kehadiran saya harus berdampak. Bukan hanya untuk bapak ibu semua yang saya pimpin, tetapi terutama untuk siswa dan siswi kita, juga guru-guru kita. Kehadiran kita di sini harus benar-benar memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sejak awal menjabat pada 13 Desember 2023, dirinya menyadari tantangan memimpin organisasi pendidikan dengan kondisi usia yang relatif muda dibandingkan jajaran yang dipimpin. Namun hal tersebut justru menjadi dorongan untuk membangun kolaborasi yang kuat.

Dalam kesempatan itu, Reza juga memaparkan kondisi anggaran pendidikan Provinsi yang mengalami penurunan signifikan. Jika pada tahun 2025 anggaran pendidikan mencapai Rp2,3 triliun, maka pada tahun 2026 turun menjadi sekitar Rp1,3 triliun atau berkurang lebih dari Rp1 triliun.

Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut perencanaan pembangunan pendidikan yang berbasis skala prioritas.

“Yang pertama kita pikirkan adalah kebutuhan 99 ribu siswa-siswi kita di . Setelah itu baru kita pikirkan 10 ribu guru-guru kita, kesejahteraannya, dan peningkatan kapasitasnya. Pendidikan ini tidak bisa dibangun sendiri-sendiri,” tegas Reza.

Ia menilai keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat semangat pengabdian insan pendidikan. Seluruh elemen di lingkungan Dinas Pendidikan diminta untuk memiliki tujuan yang sama dalam memajukan pendidikan daerah.

Reza juga menyinggung pembenahan sistem yang telah dilakukan, termasuk peningkatan kesejahteraan aparatur pendidikan melalui pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sebagai bagian dari upaya menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih baik.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan harus diiringi dengan tanggung jawab dan kinerja yang nyata.

“Saya sudah sampaikan dari awal, kesejahteraan kita tingkatkan, tapi setiap pengawas harus punya progres yang jelas,” katanya.

Menutup sambutannya, Reza mengajak seluruh jajaran pendidikan untuk bekerja dengan kesungguhan dan panggilan hati.

“Kita hidup satu kali dan mati satu kali. Kalau pekerjaan ini hanya dianggap formalitas, pendidikan kita tidak akan maju. Apakah bapak ibu yakin pendidikan bisa berjalan baik jika hanya diserahkan kepada kepala sekolah saja?” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  SMK di Kalteng Terapkan BLUD untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!