Nyaris Meninggal di Sungai Mentaya, Bocah SD di Kuala Kuayan Diselamatkan Warga dengan Cara Dramatis

UTOMO/BERITA SAMPIT - Warga saat melakukan penyelamatan.

SAMPIT – Maut nyaris merenggut nyawa seorang bocah kelas tiga sekolah dasar di Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Timur (Kotim). Bocah berusia 9 tahun itu hampir tenggelam saat mandi di Sungai Mentaya tanpa pengawasan orang tua, Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Suasana yang awalnya tenang mendadak berubah mencekam ketika bocah berinisial AI terseret arus di kawasan RT 3. Teriakan panik terdengar, memancing perhatian warga sekitar yang langsung berhamburan ke lokasi kejadian.

Camat Mentaya Hulu, H M Edison, melalui Lurah Kuala Kuayan, Dadang Arianto, membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan korban berhasil diselamatkan dan dalam kondisi selamat.

“Betul, informasi terbaru sudah selamat semua,” kata Edison.

Dadang menjelaskan kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat bocah yang diketahui berinisial AI (9) itu turun ke sungai mentaya untuk mandi bersama temannya tanpa izin orang tua. Ia menyebut kejadian terjadi di RT 3.

“Beruntung ada orang tua bernama Roby yang menyelamatkan,” ungkapnya.

Ia menyebut penyelamatan bocah itu berlangsung dramatis karena Roby juga hampir tenggelam saat menyelamatkan AI. Beruntung ada warga yang datang mengulurkan kayu untuk menarik mereka yang berada di air.

“Roby mau tenggelam juga, sodari yana berteriak datang rafli memberi kayu untuk menariknya,” bebernya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh warga untuk melarang anak-anak bermain di sekitar sungai. Meski sungai sedang surut, anak-anak tetap harus dalam pengawasan orang tua agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat kejadian warga yang tenggelam sudah sering terjadi di Kelurahan Kuala Kuayan.

“Unthk melarang anak-anak bermain di sekitar pantai atau pasir, harus dalam pengawasan agar tidak terjadi korban tenggelam,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  Dewan Dapil 3 Kotim Kunjungi Warga Kurang Mampu di Lampuyang, Perlu Perhatian Serius Pemerintah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!