BI: Inflasi Kalteng 2025 Terkendali, Tapi Perlu Dikawal Ketat

IST/BERITASAMPIT - Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Adi Nugroho, menyampaikan sambutan pada Sosialisasi dan Rapat Asistensi Penyusunan Pelaporan Kinerja TPID se-Kalteng di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Selasa, 3 Januari 2026.

– Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi (Kalteng), Adi Nugroho, menyampaikan bahwa inflasi yang rendah dan stabil merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, baik di tingkat daerah maupun .

Hal tersebut disampaikannya dalam Sosialisasi dan Rapat Asistensi Penyusunan Pelaporan Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalteng yang digelar di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Selasa, 3 Februari 2026.

Dalam paparannya, Adi mengungkapkan bahwa inflasi pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,13 persen. Capaian tersebut masih berada dalam rentang target inflasi sebesar 2,5 persen ± 1 persen, namun tetap perlu menjadi perhatian bersama agar ke depan inflasi dapat terjaga lebih optimal dan stabil.

“Inflasi pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,13 persen dan masih berada dalam rentang target . Meski demikian, kondisi ini tetap perlu dicermati agar stabilitas harga dapat terus terjaga,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Upaya pengendalian inflasi tidak terlepas dari kolaborasi Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Adi.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi dan asistensi tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025.

“Kegiatan hari ini menjadi muara dari seluruh upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025,” jelasnya.

Selain itu, Adi juga menekankan pentingnya penyusunan laporan kinerja TPID yang berkualitas dan sesuai dengan kaidah yang ditetapkan.

Laporan tersebut, lanjutnya, tidak hanya menjadi instrumen evaluasi, tetapi juga akan menjadi bahan penilaian Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).

Ia menambahkan, kualitas pelaporan kinerja TPID turut berkontribusi dalam ajang TPID Award yang dinilai bergengsi di tingkat , sehingga diperlukan komitmen dan keseriusan seluruh TPID dalam menyusunnya secara akurat dan komprehensif.

(Sya'ban)

baca juga ...  Sekolah Wawasan Kebangsaan Jadi Ruang Penguatan Karakter dan Nasionalisme
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!