DPRD Kotim Ingatkan Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota Fraksi PAN DPRD Kotim Eddy Mashamy.

SAMPIT – Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Februari 2026, DPRD Kabupaten Timur (Kotim) mengingatkan pentingnya langkah antisipatif pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

Anggota DPRD Kotim dari Fraksi PAN, Eddy Mashamy, menilai tradisi masyarakat dalam menyambut Ramadhan memiliki dampak langsung terhadap psikologi pasar. Menurutnya, kebiasaan belanja dalam jumlah besar sebelum puasa kerap memicu lonjakan permintaan yang tidak wajar.

“Kekhawatiran harga naik saat Ramadhan membuat masyarakat membeli barang melebihi kebutuhan normal. Akibatnya, stok di tingkat ritel cepat habis dan memunculkan kelangkaan semu,” ujar Eddy, Senin 9 Februari 2026.

Ia menegaskan, tantangan utama menjelang Ramadhan bukan hanya memastikan ketersediaan stok, tetapi juga menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen. Untuk itu, pengawasan rantai distribusi dinilai sangat krusial agar tidak terjadi penahanan barang oleh distributor yang dapat memicu kenaikan harga secara buatan.

Eddy juga mendorong pemerintah daerah untuk mengantisipasi praktik spekulasi dan kartel pangan, sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Menurutnya, lonjakan permintaan dalam waktu singkat justru akan merusak keseimbangan harga di pasar.

“Gerakan belanja bijak perlu digalakkan. Masyarakat harus diyakinkan bahwa stok aman, sehingga tidak perlu menimbun barang,” katanya.

Selain itu, ia menilai pemanfaatan aplikasi pemantauan harga secara real-time perlu dioptimalkan. Dengan informasi harga yang transparan, pemerintah dapat segera menyalurkan pasokan tambahan ke pasar yang mengalami kenaikan harga tidak wajar.

Lebih lanjut, Eddy mengusulkan strategi pengendalian harga berdasarkan kategori komoditas. Untuk bahan pokok seperti beras dan gula, koordinasi dengan Bulog perlu diperkuat melalui penyaluran beras SPHP secara masif. Sementara untuk komoditas segar seperti cabai dan bawang, gerakan tanam di pekarangan rumah perlu didorong sejak jauh hari.

baca juga ...  Ketua DPRD Kotim Serukan Perang Total Terhadap Narkoba: Harus Diberantas ke Akar!

“Untuk protein hewani seperti daging dan telur, pasokan dari peternak lokal harus dijaga, dan jika diperlukan, perizinan masuk komoditas dipercepat agar tidak terjadi kekosongan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa stabilitas harga bukan berarti harga tidak boleh naik sama sekali. Namun, kenaikan tersebut harus tetap dalam batas kewajaran agar tidak membebani daya beli masyarakat menjelang dan selama Ramadhan. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!