PANGKALAN BUN – Komik Wisata Orangutan, yang pertama kali ada di dunia tahun 2019 pernah dicetak dan dibukukan, oleh Penerbit PT. Tiga Media Pratama, serta telah terdaptar di Balai Pustaka Indonessia (BPI) Jakarta dengan No.ISBN : 978 – 602 – 5669 – 17 – 0.
Komik Wisata Orangutan, setebal 122 halaman itu menceritakan kisah nyata 55 tahun Prof. Dr. Birute Mary Galdikas menyelamatkan dan melestarikan kehidupan Orangutan di Kalimantan.
Sekarang, berbagai ceritera mulai ngetren di videokan melalui YouTube. Termasuk Komik Wisata Orangutan, juga sama dalam waktu dekat videonya akan tayang melalui YouTube.
“Sekarang masih dalam proses desain gambar sekitar 15 desain dan dubbing untuk pengisian suara, serta saoundtrack untuk tema bekron music,“ kata Gama, ahli IT.
Komik Wisata Orangutan merupakan karya Maman Wiharja, wartawan senior beritasampit.com (74). Komik setebal 122 halaman itu nantinya akan diringkas menjadi 60 halaman untuk dijadikan video.
“Saya hanya membantu pengisian suara (dubbing) atau sebagai post-production Audio, alias pengolah suara setelah semua alur cerita diedit. Isinya bagus menceritakan kisah nyata, bagaimana Prof. Dr. Birute Mary Galdikas selama 55 tahun, dengan gigih dan penuh perhatian kepada Orangutan, sehingga sekarang orangutan hidup lestari di habitatnya di hutan Taman Nasional Tanjung Putting,” terangnya.
“Komik orangutan kalau videonya sudah tayang di youtube, saya cenderung bakal banyak penggemarnya , karena saya sendiri baru kali ini melihat ada gambar desain komik yang semuanya hampir foto orangutan dengan bekron pemandangan di dalam hutan Tanjung Putting yang tampak unik serta sangat menghibur,“ ungkap Gama.
Dijelaskan Gama, Komik Wisata orangutan tidak sembarangan begitu saja didaftarkan melalui youtube, tetapi harus ada persetujuan dari Prof. Dr. Birure Mary Galdikas. “Nanti, kalau semuanya sudah selesai siap didaftarkan ke youtube, baru semua konsepnya dikirim ke Ibu Birute untuk minta ijin beliau,“ pungkas Gama. (man)












