PALANGKA RAYA – Jalan Lingkar Selatan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dipastikan telah selesai dikerjakan dan kini berfungsi dengan baik.
Ruas tersebut menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam menjaga kelancaran akses jalan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng Juni Gultom mengatakan, pemeliharaan jalan tetap menjadi prioritas agar kondisi ruas yang telah dibangun tetap fungsional.
“Kalau Lingkar Selatan Sampit sudah selesai, sudah fungsional dengan baik. Pemeliharaan juga menjadi prioritas kita,” ujar Juni saat ditemui awak media di Kompleks Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa, 10 Februari 2026.
Seiring dengan itu, Dinas PUPR Provinsi Kalteng juga tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk menjaga kondisi jalan provinsi lainnya tetap dapat dilalui dengan baik selama periode puasa dan Lebaran.
“Puasa dan lebaran menjadi perhatian kita supaya menjaga kondisi jalan selalu dalam keadaan fungsional,” katanya.
Ia menegaskan, pekerjaan penanganan dan pemeliharaan jalan provinsi telah mulai berjalan dan ditargetkan selesai sebelum Lebaran.
“Ini sudah mulai berjalan. Kita pastikan harus selesai (sebelum lebaran),” ucapnya.
Selain Lingkar Selatan Sampit, Juni menyebut ruas jalan kewenangan provinsi di Kabupaten Seruyan, yakni Jalan Amin Jaya-Rantau Pulut, juga telah ditangani oleh pihaknya.
“Yang merupakan kewenangan provinsi seperti Amin Jaya-Rantau Pulut sudah kami kerjakan. Dan nanti ruas-ruas lain di Seruyan akan dikerjasamakan dengan CSR perusahaan,” jelasnya.
Terkait prioritas penanganan, Juni menyampaikan bahwa seluruh wilayah Kalimantan Tengah menjadi perhatian, baik kawasan tengah, barat, maupun timur, dengan koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota dan balai terkait.
“Semua di wilayah tengah, barat, dan juga timur, nanti kita koordinasikan dengan kabupaten/kota hingga balai,” ujarnya.
Sementara itu, untuk ruas jalan berstatus nasional seperti Jalan Mahir Mahar di Palangka Raya, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
“Nanti seperti jalan nasional seperti Jalan Mahir Mahar Palangka Raya, saya akan koordinasikan dengan balai,” pungkasnya.
(Sya'ban)












