LAMANDAU – Pemkab Lamandau menargetkan pemerataan listrik rampung paling lambat 2026. Setelah tiga desa pada tahap awal, lima desa sepeti Desa Benuatan, Kahinga, Nangamatu, Bintang Mengalih, dan Petarikan akan dilanjutkan pembangunannya pada periode Juni hingga Desember 2026.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan kualitas pendidikan, hingga memperluas akses layanan publik di wilayah terpencil.
Di balik target tersebut, pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan. Kondisi geografis yang sulit, akses jalan terbatas, hingga persoalan lahan menjadi kendala utama dalam pembangunan jaringan.
“Kami menghadapi medan yang tidak mudah dan persoalan lahan yang akan dilintasi jaringan. Karena itu, sinergi semua pihak sangat dibutuhkan,” jelas Rizky.
Pemkab pun meminta partisipasi masyarakat, khususnya terkait perizinan lahan untuk pemasangan tiang dan kabel listrik.
“Saya memohon dukungan semua elemen masyarakat agar distribusi listrik berjalan lancar. Tujuannya agar seluruh warga Lamandau bisa segera menikmati layanan listrik PLN yang stabil,” tutupnya. (andre)












