Sekda Terima Audiensi BPS, Bahas Inflasi dan Sensus Ekonomi 2026

DENNY/BERITASAMPIT - Sekda Usis terima Audiensi BPS Kabupaten bahas kondisi inflasi daerah serta dukungan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

KUALA melalui Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai menerima audiensi Badan Pusat Statistik Kabupaten guna membahas kondisi inflasi daerah serta dukungan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda dan dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Usis menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BPS sangat penting dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan. Menurutnya, pengendalian inflasi dan perencanaan pembangunan memerlukan dukungan data statistik yang valid dan terkini.

“Kami menyambut baik paparan dari BPS terkait kondisi inflasi dan persiapan Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat menjadi landasan utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, baik untuk pengendalian harga maupun program pembangunan daerah,” ujar Usis, Minggu 15 Februari 2026.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten , Ahmad Nasrullah, memaparkan bahwa inflasi Kabupaten pada Januari 2026 secara month to month (mtm) tercatat sebesar 0,47 persen, sedangkan secara year on year (yoy) berada di angka 3,62 persen. Ia menjelaskan sejumlah komoditas yang perlu diwaspadai, seperti beras, daging ayam ras, telur ayam ras, minyak goreng, bawang merah, cabai rawit, gula pasir, hingga ikan gabus.

Ahmad Nasrullah juga menekankan bahwa inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak pada penurunan daya beli masyarakat, meningkatnya beban pengeluaran rumah tangga, serta berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis seperti menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga melalui operasi pasar, serta penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Selain membahas inflasi, BPS turut menyampaikan kebutuhan dukungan kelembagaan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, termasuk sosialisasi kepada pelaku usaha dan penguatan publikasi. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan berbagai program intervensi dapat semakin tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (denny)

baca juga ...  IGD RSUD Kapuas Tetap Beroperasi 24 Jam selama Libur Lebaran

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!