Bupati Sebut Pasar Ramadan Jadi Penggerak Ekonomi dan Perekat Kebersamaan

DENNY/BERITASAMPIT - Bupati Wiyatno didampingi Wabup usai membuka secara resmi Pasar Ramadhan di kawasan Stadion Panunjung Tarung .

KUALA – Bupati HM Wiyatno menyebut Pasar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di kawasan Stadion Panunjung Tarung bukan sekadar tempat berjualan takjil, tetapi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus ruang mempererat kebersamaan warga. Hal itu disampaikannya kepada awak media, Sabtu 21 Februari 2026, usai membuka kegiatan tersebut beberapa hari sebelumnya.

Menurut Wiyatno, penyelenggaraan Pasar Ramadhan tahun ini sengaja dipusatkan di lokasi yang mudah diakses masyarakat agar aktivitas jual beli lebih hidup dan tertata. Pemerintah daerah ingin memastikan pelaku usaha kecil mendapat ruang yang layak untuk berkembang selama bulan suci.

Ia menjelaskan, sekitar 60 lapak pedagang ambil bagian di area pasar dan seluruhnya digratiskan hingga akhir Ramadhan. Kebijakan itu, kata dia, merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam mendorong perputaran ekonomi serta membantu pelaku UMKM meningkatkan pendapatan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten , saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga momentum ini memperkuat keimanan dan kesabaran kita,” ujar Wiyatno.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan Pasar Ramadhan juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan antarwarga. Ia berharap suasana religius selama Ramadhan selaras dengan visi BERSINAR, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius.

Dengan dibukanya Pasar Ramadhan tersebut, Wiyatno berharap masyarakat tidak hanya merasakan kemudahan memenuhi kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga menikmati suasana yang tertib, bersih, aman, dan penuh kebersamaan sepanjang bulan suci di Kabupaten . (denny)

baca juga ...  RSUD Kapuas Tingkatkan Mutu Pelayanan melalui Pertemuan Ilmiah Keperawatan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!