PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, keberadaan Pasar Ramadan menjadi salah satu strategi efektif dalam membuka akses pasar bagi pelaku UMKM lokal. Menurutnya, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan omzet sekaligus memperluas jejaring usaha.
“Melalui kegiatan ini, kami mendorong pelaku UMKM untuk semakin naik kelas, baik dari sisi kualitas produk, kemasan, maupun legalitas usaha. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus memperkuat pendampingan agar UMKM kita semakin berdaya saing,”ucapnya Sabtu 21 Februari 2026.
Selain menyediakan aneka makanan dan minuman berbuka, Pasar Ramadan 2026 juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat selama bulan suci.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun dengan partisipasi pelaku UMKM yang semakin luas,” tambahnya.
Pasar Ramadan ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Komunitas Car Free Day Palangka Raya dan para pelaku UMKM. Bazaar Ramadan UMKM Tahun 2026 diikuti sebanyak 118 pelaku UMKM dan digelar mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026, setiap hari pukul 15.00–19.00 WIB.
“Dengan dibukanya Pasar Ramadan 2026, diharapkan geliat ekonomi masyarakat selama Ramadan semakin meningkat serta sejalan dengan upaya mewujudkan Kalteng BERKAH dan Kalteng MAJU,” ungkapnya. (yud)












