SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi, mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar menyusun rencana kerja yang lebih komprehensif di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka Forum Perangkat Daerah Kabupaten Sukamara yang digelar di Aula Kantor Bappeda Sukamara, Senin 23 Februari 2026.
Nur Effendi menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan. Ia meminta setiap perangkat daerah memanfaatkan anggaran yang tersedia secara optimal, efektif, dan efisien.
“Dengan kemampuan keuangan daerah yang terbatas, kita harus menyusun rencana kerja yang lebih komprehensif dan mampu memanfaatkan anggaran secara optimal, efektif, dan efisien,” ujarnya.
Ia juga mendorong kepala OPD untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam menggali berbagai sumber pendanaan alternatif, baik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), APBN, APBD Provinsi, maupun kerja sama dengan pihak swasta dan masyarakat.
“Kita tidak bisa hanya bergantung pada satu sumber anggaran. Perlu inovasi dalam menggali potensi pendanaan, termasuk melalui kolaborasi dengan swasta dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Sukamara,” tegasnya.
Selain itu, Nur Effendi meminta para camat agar berperan aktif dan serius dalam memberikan masukan terhadap program dan kegiatan perangkat daerah. Menurutnya, peran camat penting untuk memastikan solusi atas berbagai persoalan pembangunan di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan dapat terakomodasi dalam perencanaan.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menjaga konsistensi dan keselarasan antar program dan kegiatan yang disusun. Program yang direncanakan, kata dia, harus benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.
“Semua perangkat daerah harus fokus, saling bahu membahu, membangun kolaborasi, serta meninggalkan ego sektoral. Hanya program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang harus kita rencanakan,” pungkasnya. (enn)












