Atlet Banyak Kabur, Kotim Akan Temui Jalan Terjal untuk Ikut Porprov 2026

NARDI/BERITASAMPIT - Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPRD Kotim, Pemkab dan KONI Kotim terkait anggaran kesiapan keikutsertaan Porprov Kalteng.

SAMPIT – Ambisi Kabupaten Timur (Kotim) untuk mempertahankan prestasi di ajang Pekan Provinsi (Porprov) 2026 dipastikan terjal dan tidak mudah. Sejumlah atlet dikabarkan memilih hengkang dan bergabung dengan kabupaten lain akibat ketidakpastian kesiapan daerah menghadapi pesta tersebut.

Sejumlah pengurus cabang (cabor) mengungkapkan, fenomena perpindahan atlet sudah mulai terasa. Bahkan, beberapa atlet andalan disebut-sebut telah direkrut kabupaten tetangga.

“Atlet-atlet kita sudah banyak yang gabung ke kab sebelah,” kata salah satu pengurus cabor, Selasa 24 Februari 2026.

Informasi yang dihimpun, atlet tenis lapangan menjadi incaran Kabupaten dan Kabupaten . Selain tenis, atlet voli juga dikabarkan diambil daerah lain. Kondisi ini membuat kekuatan Kotim terancam tergerus jelang Porprov yang dijadwalkan Oktober 2026 di .

Padahal, pada Porprov XII tahun 2023 lalu, Kotim tampil perkasa sebagai juara umum saat menjadi tuan rumah. Ketika itu, Kotim mengoleksi 113 medali emas, 88 perak, dan 118 perunggu. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan masyarakat Kotim sekaligus menegaskan dominasi daerah ini di tingkat provinsi.

Namun situasi berubah drastis memasuki persiapan Porprov XIII 2026. Persoalan anggaran menjadi hambatan utama. Dalam pembahasan awal APBD 2026, alokasi hibah untuk KONI hanya Rp750 juta.

Angka tersebut kemudian disebut bertambah menjadi Rp3 miliar, namun hingga kini pencairannya belum dilakukan karena mekanisme administrasi masih dikonsultasikan.

Kadispora Kotim M Irfansyah, yang baru dilantik pada 14 November 2025, menyatakan bahwa pencairan hibah harus sesuai prosedur. Proposal lengkap beserta rincian anggaran dan struktur organisasi menjadi syarat utama sesuai Perbup. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III disampaikan harus melakukan koordinasi dengan Inspektorat, bagian Pemkab Kotim, BKAD, Biro Kalteng, BPKP untuk memastikan tidak ada pelanggaran administrasi.

Kehati-hatian tersebut tak lepas dari kasus yang menjerat mantan Ketua KONI Kotim, Ahyar Umar yang vonisnya diperberat menjadi 7 tahun penjara berdasarkan putusan 18 Juni 2025. ini menjadi trauma tersendiri bagi pengelolaan hibah di Kotim.

Pendaftaran cabor dan atlet Porprov telah dibuka sejak 2 Februari hingga 10 April 2026. Waktu yang mepet menjadi tantangan tambahan. Opsi perampingan kontingen pun mulai dipertimbangkan menyesuaikan kemampuan anggaran. (Nardi)

baca juga ...  Gegara Biarkan Jalan Cristopel Mihing Ditutup 2 Hari Hajatan Nikah, Dishub Kotim Jadi Bulan-bulanan Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!