Wiwin: Musrenbang Harus Jadi Pintu Utama Aspirasi Warga, Bukan Sekadar Seremonial

AHMAD/BERITASAMPIT - Anggota dari Fraksi PKB, Wiwin (tengah) saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Tengah, Selasa 24 Februari 2026.

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), kali ini dipusatkan di Kecamatan Tengah, Selasa 24 Februari 2026. Agenda tahunan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah dan prioritas pembangunan daerah untuk tahun mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Tengah itu dihadiri langsung Bupati , Ahmad Selanorwanda, bersama Wakil Ketua I , Harsandi, serta sejumlah anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Tengah, Hulu, Batu Ampar, dan Suling Tambun.

Tampak hadir di antaranya Wiwin dari Fraksi PKB, Stefani Berliana Magdalena, Hardianto, serta Citra Yudha. Hadir pula unsur pimpinan kecamatan, kepala SOPD, lurah, kepala se-Kecamatan Tengah, hingga tokoh masyarakat.

Dalam forum tersebut, Wiwin menegaskan bahwa Musrenbang harus benar-benar menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan riil di lapangan. Ia menyebutkan, sebagian besar usulan warga di Dapil III masih didominasi kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan .

“Karena memang ini sangat berpengaruh dan penting bagi masyarakat, khususnya di Tengah, Suling Tambun sampai Batu Ampar,” ujarnya.

Menurutnya, akses jalan yang memadai bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut perputaran ekonomi, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan dan layanan masyarakat.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil III, Wiwin berharap Musrenbang tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Ia ingin forum tersebut benar-benar menjadi pintu utama aspirasi masyarakat yang berujung pada realisasi program.

“Harapan kami, paling tidak ada beberapa usulan prioritas yang bisa terakomodir. Jangan sampai ini hanya menjadi kegiatan formalitas tanpa tindak lanjut,” tegasnya.

Ia pun optimistis, melalui komitmen bersama antara eksekutif dan , sejumlah poin prioritas yang disuarakan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap.

“Walaupun tidak semua bisa terakomodir sekaligus, paling tidak ada skala prioritas yang benar-benar direalisasikan. Itu yang diharapkan masyarakat,” tandasnya.

(ASY)

baca juga ...  Laga Eksebisi Sepakbola Wanita Sukses Curi Perhatian Jelang Final Piala Bupati Seruyan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!