KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Seruyan Tengah, Selasa 24 Februari 2026. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Seruyan Tengah ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah tahun 2027.
Musrenbang tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, sejumlah anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Seruyan Tengah, Seruyan Hulu, Batu Ampar dan Suling Tambun, unsur pimpinan kecamatan, kepala SOPD, lurah dan kepala desa se-Seruyan Tengah, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas kesempatan menghadiri forum perencanaan pembangunan dalam keadaan sehat. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, seraya berharap seluruh amal ibadah diterima Allah SWT.
Bupati menegaskan, Musrenbang kecamatan merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang menyelaraskan aspirasi masyarakat desa dengan prioritas pembangunan kabupaten, agar program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Musrenbang ini jangan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi ruang dialog yang partisipatif, konstruktif, dan berorientasi pada solusi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Seruyan Tahun 2027 mengacu pada RPJPD 2025–2045, RPJMD Kabupaten 2025–2029, RPJMD Provinsi 2025–2029, serta RPJMN 2025–2029. Seluruh usulan program melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) wajib selaras dengan program prioritas daerah, provinsi, maupun nasional.
Tema pembangunan Kabupaten Seruyan tahap ketiga adalah “Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Daya Saing Daerah.” Adapun prioritas pembangunan daerah meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kehidupan sosial yang demokratis dan inklusif, pemerataan pembangunan desa dan inovasi layanan publik, harmonisasi lingkungan berkelanjutan, serta peningkatan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.
Menurutnya, arah pembangunan harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta pengembangan ekonomi lokal.
Bupati juga menekankan agar setiap usulan program benar-benar bersifat prioritas, mendesak, berdampak luas, serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan mendukung janji politik kepala daerah serta program strategis nasional dan provinsi.
Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk mencermati dan memverifikasi setiap usulan secara objektif dan transparan. Sementara kepada para kepala desa dan BPD, ia mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa, optimalisasi pemanfaatan dana desa, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda secara resmi membuka Musrenbang Kecamatan Seruyan Tengah Tahun 2026, dengan harapan seluruh proses perencanaan mampu melahirkan program yang terukur, berdampak nyata, dan membawa Seruyan menuju pembangunan yang berkelanjutan, sejahtera, adil, maju, dan amanah untuk semua.
(ASY)












