Legislator Kotim Dampingi Kunjungan Anggota DPR RI Fraksi PDIP Tampung Aspirasi Warga Kelurahan Ketapang

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota DPR RI Sigit K Yunianto saat reses di Kelurahan Ketapang didampingi Anggota DPRD Kotim Angga Aditya Nugraha bersama M Ramadhana Rahman.

SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten (Kotim), Angga Aditya Nugraha bersama M Ramadhana Rahman, menyambut baik kedatangan anggota DPR RI, Sigit K Yunianto, yang giat reses di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang, Kamis 26 Februari 2026.

Menurut Angga, kehadiran wakil rakyat Fraksi PDIP Komisi XII dari Senayan itu merupakan kesempatan emas bagi masyarakat karena bisa bertatap muka dan menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Ini momentum yang sangat baik. Tidak setiap saat anggota DPR RI bisa hadir langsung di tengah masyarakat. Warga bisa menyampaikan keluhan dan harapan mereka tanpa perantara,” ujarnya.

Angga menjelaskan, saat ini pemerintah daerah menghadapi dampak efisiensi anggaran yang berimbas pada keterbatasan APBD. Kondisi tersebut membuat sejumlah program pembangunan belum dapat dijalankan secara maksimal.

“Karena efisiensi, ada berbagai program yang belum bisa kita realisasikan. Sementara DPR RI memiliki akses ke APBN. Harapannya, program pusat bisa lebih menyentuh daerah, khususnya di Kecamatan MB Ketapang,” katanya.

Politisi PDIP ini mencontohkan salah satu keluhan warga terkait jaringan listrik dan sambungan baru PLN. Menurutnya, kewenangan di tingkat kabupaten terbatas, sementara pihak PLN juga masih menunggu alokasi anggaran dari pusat.

“Masalah jaringan dan tiang listrik itu sering kami dengar. Tapi kewenangan dan anggarannya banyak bergantung pada pusat. Dengan kehadiran beliau, aspirasi itu bisa langsung diperjuangkan,” tegasnya.

Selain listrik, persoalan infrastruktur jalan dan harga gas elpiji 3 kilogram yang masih di atas HET turut menjadi perhatian. Meski demikian, ia menilai untuk sejumlah kecamatan yang letaknya jauh, harga di atas HET masih dipengaruhi faktor distribusi dan transportasi.

Sigit pun siap memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat MB Ketapang maupun Kotim di tingkat pusat.

baca juga ...  STDB Dinilai Efektif Tekan Pencurian Sawit di Kotim

Angga juga mengungkapkan bahwa masih ada enam kecamatan di Kotim yang belum sepenuhnya beralih dari minyak tanah ke elpiji dan prosesnya masih berjalan di tingkat pusat. Ia berharap percepatan konversi tersebut segera direalisasikan.

“Kita ingin kemajuan Kotim merata. Dengan dukungan pusat dan sinergi semua pihak, aspirasi masyarakat bisa benar-benar terwujud,” tandasnya.

Kedatangan DPR RI dari daerah pemilihan itu juga disambut camat, lurah, kades, RT/RW, dan sejumlah masyarakat setempat di Kecamatan MB Ketapang.

Sejumlah isu dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari persoalan infrastruktur jalan dan jaringan listrik PLN, hingga kelangkaan serta harga gas elpiji 3 kilogram yang masih di atas HET, dan praktik pelangsiran BBM subsidi di sejumlah SPBU yang dinilai merugikan masyarakat. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!