Muslih Jabat Plt Kepala DKUKMPP Kotim

NARDI/BERITASAMPIT - Sertijab Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Kotim Johny Tangkere kepada Muslih sebagai Plt.

SAMPIT – Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten (Kotim) digelar pada Senin 2 Maret 2026. 

Jabatan tersebut diserahterimakan dari Johny Tangkere yang memasuki masa pensiun terhitung 1 Maret 2026, kepada Muslih sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Saat ini, Muslih juga diketahui menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Dengan tambahan amanah tersebut, ia menyatakan siap bertugas sebagai Plt kepala dinas yang dinilai lebih mendesak dan bersentuhan langsung dengan kondisi lapangan.

Kegiatan Sertijab dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Rafiq Riswandi yanh menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran struktur, peningkatan kinerja, dan penguatan tata kelola yang lebih efektif serta profesional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim.

“Peran Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rafiq.

Sektor koperasi dan UMKM menjadi penopang utama ekonomi masyarakat, sementara sektor industri dan perdagangan berperan dalam distribusi barang dan jasa, pengendalian inflasi, serta peningkatan daya saing produk lokal.

Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi Johny Tangkere selama memimpin perangkat daerah tersebut.

Kepada Muslih, ia berharap program pemberdayaan koperasi dan UMKM semakin diperkuat, pembinaan industri kecil dan menengah ditingkatkan, serta stabilitas perdagangan dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga. Digitalisasi usaha dan perluasan akses pasar produk lokal juga diminta menjadi perhatian serius.

Sementara itu Muslih menyampaikan dalam waktu dekat dirinya akan berkoordinasi dengan mantan kepala dinas serta jajaran sekretaris dan kepala bidang guna memetakan program yang sedang berjalan. 

“Kita gali dulu apa saja program yang sedang berjalan. Saya akan berkoordinasi dengan sekdis dan kabid sehingga mengetahui apa saya yang sedang dikerjakan saat ini dan menyusun rencana kedepan,” ujarnya.

baca juga ...  PWI Kotim Gelar Pelatihan dan Lomba Jurnalistik Bersama OPD dalam Rangka HUT Ke-33

Ia menyoroti sejumlah persoalan yang perlu perhatian, di antaranya progres Pasar Mangkikit yang saat ini masih dalam proses gugatan di pengadilan dan akan melanjutkan progres kedepannya.

Johny Tangkere mengungkapkan selama masa kepemimpinannya sejumlah program telah dijalankan, termasuk pembentukan 185 Koperasi Merah Putih di kelurahan dan . Terdapat pula wacana pengangkatan PPPK untuk mendukung koperasi setiap .

Namun demikian, ia mengakui masih ada yang belum selesai dan masih jadi tantangan, salah satunya pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan koperasi yang baru mencapai sekitar 13 persen. Penguatan sektor UMK juga dinilai perlu perhatian lebih.

Di bidang perindustrian, penerapan peraturan pemerintah tentang pelayanan perizinan berbasis risiko menjadi pekerjaan lanjutan yang harus dikawal.

Selain itu, Pasar Eks Mentaya sudah ditarik retribusi sebagai sumber PAD, sementara Pasar Pelangsian yang sebelumnya dikelola koperasi telah diserahkan kembali ke pemerintah daerah.

Ia juga mengungkapkan wacana pengelolaan pasar tidak lagi berada di bawah dinas, melainkan melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

Momentum Sertijab ini diharapkan menjadi awal penguatan sektor koperasi, UMKM, perindustrian dan perdagangan, demi mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten secara berkelanjutan. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!