Pemkab Kotim Siapkan Perbaikan Sejumlah Ruas Jalan Jelang Arus Mudik

NARDI/BERITASAMPIT - Dinas SDABMBKPRKP Kotim bersama Komisi IV DPRD Kotim meninjau salah satu ruas jalan rusak yang akan diperbaiki jelang arus mudik.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Kotim) menyiapkan langkah perbaikan di sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang akan bepergian saat libur Lebaran.

Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya ruas Jalan Tjilik Riwut arah Kota Besi sebelum Lingkar Utara, yang dalam kondisi berlubang dan bergelombang, Senin 2 Maret 2026.

Selain itu, jalan-jalan di dalam kota juga masuk dalam daftar penanganan karena mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan.

Kabid Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Nur Aina, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi lapangan dan kemampuan anggaran.

“Jalan Jeruk sudah dalam tahap perbaikan. Setelah selesai, kami lanjut ke Samekto, kemudian bergeser ke arah Kobes, termasuk ruas Jalan Tjilik Riwut hingga sekitar pom bensin yang ditinjau bersama DPRD,” jelasnya.

Ia menyebut, penanganan juga direncanakan untuk Jalan Panjaitan, Juanda, dan Imbran. Pihaknya akan fleksibel menyesuaikan prioritas di lapangan, terutama pada titik yang dinilai paling membahayakan pengguna jalan.

Pemerintah daerah berharap, melalui langkah percepatan ini, arus mudik di wilayah Kotim dapat berlangsung lancar dan masyarakat merasa lebih aman saat berkendara selama periode libur Idulfitri.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kotim Mariani mengatakan pihaknya bersama Dinas Bina Marga melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi riil jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat.

“Kami ingin memastikan sebelum arus mudik puncak, jalan-jalan yang rusak ini sudah mulai dibenahi. Tadi kami cek langsung ruas Tjilik Riwut menuju Kota Besi hingga sekitar pom bensin Km 8 yang cukup mengganggu pengendara, khususnya roda dua,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur. Selain untuk pemudik, perbaikan jalan juga penting menunjang aktivitas ekonomi warga sehari-hari.

Mariani menambahkan untuk Jalan HM Arsyad dari Bagendang menuju Samuda yang menjadi kewenangan provinsi telah dikoordinasikan dan segera ditangani. (Nardi)

baca juga ...  Drama Pencarian Korban Terkaman Buaya di Satiruk: Tim SAR Hadapi Pasang Surut dan Habitat Buaya

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!