PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah agar mengedepankan sinergi dan menghilangkan ego sektoral demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, saat memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Telabang 2026 di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Palangka Raya, Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam arahannya, Leonard menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Idulfitri sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor yang solid, mulai dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, TNI, hingga instansi terkait lainnya.
“Hilangkan ego sektoral dan pastikan masyarakat yang pulang ke kampung halaman merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik,” tegas Leonard.
Menurutnya, Idulfitri merupakan momentum yang selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan mudik maupun aktivitas wisata.
Karena itu, seluruh pihak diminta untuk mempersiapkan berbagai aspek pendukung agar arus mudik dapat berjalan lancar dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal.
Leonard juga menekankan pentingnya memastikan kesiapan infrastruktur jalan serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.
“Kesiapan jalan, stabilitas bahan pokok dan BBM, serta layanan kesehatan 24 jam di jalur mudik harus benar-benar dipastikan,” ujarnya.
Selain aspek teknis, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat selama momentum Idulfitri.
Leonard menilai semangat Huma Betang, yang menjadi falsafah hidup masyarakat Kalimantan Tengah, harus terus dijaga dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.
“Semangat Huma Betang untuk menjaga toleransi dan kerukunan harus terus kita pelihara, sehingga suasana Idulfitri dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.
(Sya'ban)












