BI Catat Elektronifikasi Transaksi Pemda Kalteng Tembus 86,8 Persen

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

– Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi (Kalteng), Yuliansah Andrias, menyebut tingkat digitalisasi transaksi pemerintah daerah di terus menunjukkan perkembangan positif.

Hal tersebut disampaikannya saat peluncuran aplikasi E-Pahari dan perangkat Electronic Data Capture (EDC) milik Bank Kalteng di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, , Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Yuliansah, berdasarkan hasil evaluasi terbaru, indeks elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di telah mencapai 86,8 persen dan masuk dalam kategori digital.

“Indeks elektronifikasi transaksi pemerintah daerah telah mencapai 86,8 persen dan sudah berstatus digital,” ujarnya.

Ia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan upaya digitalisasi sistem pembayaran yang dilakukan pemerintah daerah bersama berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, terus mengalami kemajuan.

Meski demikian, Yuliansah menilai pemanfaatan layanan pembayaran digital di masyarakat masih perlu terus ditingkatkan agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan lebih luas.

Karena itu, pihaknya mendorong agar komunikasi, , dan sosialisasi terkait penggunaan layanan pembayaran digital dapat dilakukan secara lebih masif.

“Kami melihat pemanfaatan layanan digital ini perlu dioptimalkan melalui komunikasi dan yang lebih masif kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya bertujuan mempermudah transaksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi serta Kick Off Mini Championship TP2DD Provinsi .

(Sya'ban)

baca juga ...  Seluruh Fraksi DPRD Kalteng Sepakati Raperda Pengelolaan Tambang Bukan Logam untuk Dibahas Lebih Lanjut
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!