PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, menyampaikan doa dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat Kalimantan Tengah menjelang Hari Raya Idulfitri.
Hal tersebut disampaikan Agustiar saat kegiatan penyaluran bantuan pangan Presiden yang dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Agustiar mengatakan bantuan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang momen Lebaran.
“Seperti hari ini, Pak Presiden berbagi kepada orang yang berhak menerima bantuan. Artinya berpikiran positif Pak Presiden bahwa menjelang Lebaran masyarakat yang membutuhkan sangat memerlukan bantuan,” ujar Agustiar.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden atas kepeduliannya terhadap masyarakat di daerah, termasuk di Kalimantan Tengah.
“Maka itu kita berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia. Kita berdoa semoga beliau panjang umur, sehat, bahagia, dan diberi kekuatan untuk memimpin negeri ini,” ucapnya.
Menurut Agustiar, bantuan pangan yang diberikan pemerintah pusat diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
Ia menegaskan bantuan tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerima, bukan bagi mereka yang telah berkecukupan secara ekonomi.
“Bantuan ini untuk orang yang berhak menerima, bukan orang yang punya mobil atau yang sudah berkecukupan. Kalau ada yang salah lihat sedikit itu wajar, yang penting kita ingin memperbaiki,” katanya.
Selain program bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menjalankan berbagai program sosial untuk membantu masyarakat, seperti Kartu Huma Betang Sejahtera, bantuan pangan murah, serta bantuan tunai pada momentum hari-hari besar.
Agustiar menilai berbagai program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Pembangunan itu bukan hanya membangun jalan atau sekolah, tapi juga membangun kebahagiaan masyarakat. Kegembiraan bapak ibu sekalian adalah kebahagiaan kami juga,” ujarnya.
Ia berharap bantuan pangan serta kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar pemerintah dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
(Sya'ban)












