KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menegaskan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bataguh menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah guna membuka keterisolasian wilayah serta mempercepat konektivitas antar desa.
Menurut Wiyatno, Sabtu 14 Maret 2026, peningkatan akses transportasi melalui pembangunan jalan dan jembatan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan yang selama ini masih terbatas aksesnya.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk pembangunan jalan poros yang menghubungkan Desa Sei Jangkit menuju Kolam Kiri.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat Bataguh yang selama ini menginginkan akses transportasi darat yang lebih baik guna mendukung mobilitas warga dan aktivitas perekonomian.
Selain pembangunan jalan poros tersebut, pemerintah daerah juga melakukan peningkatan sejumlah ruas jalan di wilayah Bataguh, termasuk pengecoran jalan di Terusan Mulia Ujung sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer serta pembukaan akses baru dari Jembatan Besi KM 1 hingga KM 9.
Wiyatno juga menyampaikan rencana perbaikan dan pembangunan sejumlah jembatan, di antaranya perbaikan jembatan Terusan yang sebelumnya roboh, perbaikan jembatan di Sei STI, serta rencana pembangunan jembatan baru di kawasan Bapalas sepanjang sekitar 40 meter.
Ia berharap berbagai program pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperkuat konektivitas wilayah, membuka akses baru bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Bataguh dan Kabupaten Kapuas secara keseluruhan. (denny)












