PULANG PISAU – Upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pulang Pisau menjadi perhatian serius DPRD setempat. Ketua Komisi II DPRD Pulang Pisau, Dewi Sartika, menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah agar mampu mendukung pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan.
Politisi PPP asal Dapil Pulang Pisau III itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah melalui instansi teknis perlu terus menggali potensi sumber-sumber pendapatan daerah yang masih dapat dimaksimalkan.
Menurut Dewi Sartika, Minggu 15 Maret 2026, pengelolaan keuangan daerah yang baik harus disertai dengan strategi peningkatan PAD yang terencana dan terukur. Dengan begitu, kemampuan fiskal daerah dapat semakin kuat untuk mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Pulang Pisau.
Hal tersebut dibahas bersama mitra kerja pemerintah daerah yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pulang Pisau dalam pertemuan yang digelar di Gedung DPRD Pulang Pisau.
Ia menilai kedua perangkat daerah tersebut memiliki peran penting dalam mengelola serta mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, baik dari sektor pajak, retribusi maupun sumber-sumber lainnya yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dewi Sartika juga mendorong agar inovasi dan strategi peningkatan pendapatan daerah terus dilakukan, termasuk memperkuat sistem pengelolaan dan pengawasan agar penerimaan daerah dapat berjalan lebih efektif dan transparan.
“Kita berharap potensi pendapatan daerah dapat terus digali secara maksimal, sehingga mampu meningkatkan kemandirian fiskal daerah serta mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau,” pungkasnya. (denny)












