SAMPIT – Kasus dugaan penggelapan mobil mencuat di Kota Sampit. Seorang wanita hamil tua berinisial FR diduga terlibat dalam sindikat penggelapan puluhan unit mobil yang kini tengah menjadi perhatian.
Kasus ini terungkap dari pengakuan KS, seorang sales di salah satu showroom mobil di Sampit. Ia menceritakan bahwa awalnya didatangi oleh FR pada 18 Februari 2026 dengan maksud menyewa satu unit mobil miliknya.
“Awalnya hanya sewa biasa, kemudian pada 4 Maret 2026 saya konfirmasi apakah mau dilanjut atau tidak,” ujar KS.
Namun, sejak saat itu FR justru menghilang dan tidak bisa dihubungi. Upaya komunikasi melalui WhatsApp pun tidak mendapat respons. Merasa curiga, KS kemudian melakukan penelusuran dan menemukan fakta mengejutkan.
Mobil tersebut diduga telah digadaikan kepada pihak lain berinisial DL. Dalam kasus ini, FR disebut sebagai pelaku utama, sementara seorang oknum perwira TNI berinisial ED diduga berperan sebagai penadah.
“Dari informasi yang didapat, ini bukan kasus tunggal, tapi diduga bagian dari sindikat penggelapan mobil,” ungkapnya.
Sementara itu, saat unit mobil berhasil ditemukan, seorang pria berinisial HD justru meminta tebusan sebesar Rp60 juta. Penjemputan kendaraan tersebut akhirnya dilakukan bersama pihak kepolisian sektor setempat.
Ironisnya, mobil tersebut diketahui masih dalam status angsuran leasing, sehingga menambah kerugian yang dialami korban.
KS mengaku sempat melaporkan kasus ini ke Polisi Militer pada Sabtu, 14 Maret 2026. Namun, sejauh ini prosesnya masih jalan pelan, jadi masih menunggu itikad baik dari Oknum perwira TNI bernisial ED.
Meski unit mobil kini telah berhasil diamankan, KS menyebut STNK asli masih berada di tangan Oknum perwira TNI bernisial ED yang terlibat.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat bertindak objektif dan tegas dalam mengusut tuntas kasus ini, termasuk membongkar dugaan jaringan sindikat penggelapan mobil yang lebih luas.
Selain itu, KS juga berencana menggandeng kuasa hukum untuk membawa kasus tersebut ke tingkat yang lebih tinggi demi mendapatkan keadilan.
(Jimmy)












