SAMPIT – Pengamanan satu unit truk bermuatan pupuk bersubsidi oleh jajaran Polsek Jaya Karya menuai sorotan dari Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dewan mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap dugaan penyelewengan tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Kotim, Akhyannoor, menegaskan bahwa proses hukum harus segera dijalankan terhadap pihak yang terlibat. Menurutnya, langkah tegas penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga program subsidi pemerintah tetap tepat sasaran.
“Saya menghimbau kepada pihak yang berwajib untuk segera memproses orang tersebut,” kata Akhyannoor.
Ia menambahkan hal tersebut harus dilakukan agar menjadi efek jera dan contoh kepada yang lain agar tidak bermain-main dengan subsidi dari pemerintah.
“Agar menjadi pembelaharan agar tidak menjadi penghambat program pemerintah,” tegasnya.
Selain itu dirinya juga menyoroti armada dan driver yang mengangkut pupuk subsidi tersebut. Apakah ikut terlibat atau hanya mengambil upah sebagai pekerja yang mengangkut.
“Jangan sampai menghalangi orang mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya. Siapatau sopirnya hanya mengambil upah angkut dan tidak tau bahwa itu pupuk subsidi,” ungkapnya.
Meski demikian ia tetap menegaskan jika driver yang mengangkut ikut terlibat pihak berwajib juga harus menjalankan proses hukum sesuai dengan ketentuan.
“Kalau memang dia tau dan tidak hanya sekali apa boleh buat,” pungkasnya.
(Utomo)












