KUALA KAPUAS – Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menyelenggarakan pelatihan Basic Training & Cardiac Life Support (BTCLS) bagi tenaga kesehatan guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini berlangsung sejak 30 Maret hingga 4 April 2026 dan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Agus Waluyo, dengan melibatkan puluhan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan di wilayah Kapuas.
Pelatihan BTCLS dilaksanakan dalam dua tahap, yakni sesi daring dan luring. Sesi daring berlangsung pada 6 hingga 8 April 2026 di lokasi masing-masing peserta dengan materi teori dasar kegawatdaruratan medis.
Sementara itu, sesi luring dilaksanakan pada 9 hingga 11 April 2026 di Ballroom Hotel Fovere Kuala Kapuas, dengan fokus pada praktik langsung, seperti penanganan henti jantung, teknik basic life support, serta manajemen kegawatdaruratan lainnya melalui simulasi.
Dalam sambutannya, dr. Agus Waluyo menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat dan tepat.
“Tenaga kesehatan harus siap dan sigap menghadapi kasus gawat darurat. Dengan BTCLS, kita membangun fondasi yang kuat dalam menyelamatkan nyawa pasien, baik di puskesmas maupun di lapangan,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.
Pelatihan ini diikuti oleh 63 peserta dari 27 puskesmas, RS Pratama Pujon, PSC 119, serta Bidang Pelayanan Kesehatan, ditambah tiga peserta mandiri dari puskesmas. Kegiatan yang bekerja sama dengan Medical Service & Training 119 Jakarta ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan sehingga lebih profesional dan responsif dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan di wilayah masing-masing. (denny)












