PALANGKA RAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah akan mengalami cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang hingga 16 April 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Muhammad Ihsan Sidiq, mengatakan fenomena ini dipengaruhi oleh aktivitas gelombang Kelvin yang meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.
Menurutnya, gelombang Kelvin telah aktif sejak 13 April dan diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
“Dalam prediksi kami, gelombang Kelvin aktif di wilayah Kalteng sejak 13 April 2026 dan diprediksi hingga 16 April 2026,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa, 14 April 2026.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut diperkuat oleh adanya belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Selain itu, tingkat kelembapan udara yang tinggi serta kondisi atmosfer yang tidak stabil turut memicu terbentuknya awan konvektif.
Akibatnya, hujan yang terjadi cenderung berintensitas tinggi dalam waktu singkat dan berpotensi disertai petir serta angin kencang.
Sejumlah wilayah yang diperkirakan terdampak antara lain Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, dan Murung Raya.
Dalam periode 14 hingga 16 April, potensi cuaca ekstrem diprediksi meluas hampir ke seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, termasuk Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Barito Raya, Kapuas, hingga Palangka Raya.
BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin timbul, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang tinggal di wilayah rawan bencana.
“Perlu kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem dengan terus mengikuti perkembangan informasi cuaca, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan,” pungkasnya.
(Sya'ban)












