Pemkab Perkuat Finalisasi Data Statistik Sektoral 2026

DENNY/BERITASAMPIT - Kepala Diskominfostandi, Bapperida Pulpis, Asisten III Setda dan Kepala BPS Pulpis pada Rakor Finalisasi Data Statistik Sektoral 2026.

– Pemerintah Kabupaten memperkuat proses finalisasi data statistik sektoral tahun 2026 sebagai landasan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan, dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Bapperida , Kamis 16 April 2026.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) , Hendri Arroyo, menyampaikan bahwa tahap finalisasi data memiliki peran penting karena akan menentukan arah kebijakan pemerintah ke depan.

Ia menjelaskan, seluruh perangkat daerah sebagai produsen data dituntut untuk menghadirkan data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan agar perencanaan pembangunan tidak meleset dari kondisi riil di lapangan.

“Pada tahap ini, kita memastikan bahwa data yang dihimpun benar-benar akuntabel. Karena data inilah yang nantinya menjadi pijakan dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) , OO Suharto, menambahkan bahwa kualitas data sektoral sangat bergantung pada konsistensi dan keterpaduan antarinstansi dalam proses pengumpulan hingga pengolahan data.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS menjadi kunci dalam menghasilkan data yang tidak hanya akurat, tetapi juga mampu menggambarkan kondisi daerah secara utuh.

“Data yang baik harus memiliki sumber yang jelas, metode yang tepat, serta bisa dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan juga akan lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan integrasi data sektoral di Kabupaten semakin kuat, sehingga mampu mendukung penyusunan kebijakan yang selaras dengan program pembangunan daerah, provinsi, hingga , termasuk dalam menjawab berbagai isu strategis seperti kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi. (denny)

baca juga ...  Wabup Pulang Pisau Dorong Sinergi Tanam Jagung untuk Swasembada Pangan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!