SAMPIT – Menanggapi kondisi aliran sungai yang mulai keruh dan tersumbat tumpukan sampah, jajaran Ditpolairud Polda Kalteng mengambil langkah preventif dengan menggelar aksi Sapu Bersih Sungai.
Personel dari Kapal Polisi XVIII-1004 turun langsung ke lapangan untuk membersihkan limbah yang menghambat aliran air.
Aksi gotong royong ini menyasar berbagai jenis limbah, mulai dari sampah plastik rumah tangga, kayu bekas, hingga pengerukan endapan lumpur yang menjadi pemicu pendangkalan sungai.
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mitigasi bencana.
“Kegiatan ini bukan sekadar pembersihan rutin, melainkan upaya strategis untuk mencegah terjadinya banjir saat musim hujan tiba. Selain itu, kami ingin memastikan kualitas air tetap terjaga agar tidak menjadi sarang penyakit,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra, Selasa 21 April 2026.
Selain fokus pada pencegahan banjir, aksi ini bertujuan untuk menjaga ekosistem sungai tetap sehat. Aliran sungai yang lancar dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat pesisir.
Dalam aksi nyata ini, Polri juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Sungai yang bersih dan lancar adalah kunci lingkungan yang sehat dan aman bagi kita semua,” pungkasnya.(im/bs)












