Sasar 3.000 Nasabah, Kredit UMKM Haguet 2026 Alihkan Pola Kelompok ke Individu

IST/BERITA SAMPIT - Suasana Rapat Pembahasan Skema (SKIM) Kredit UMKM Haguet Tahun 2026.

mematok target ambisius untuk program Kredit UMKM Haguet tahun 2026. Dengan proyeksi plafon mencapai Rp150 miliar, program ini diharapkan dapat menjangkau 3.000 nasabah pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh wilayah (Kalteng).

Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat perubahan signifikan dalam pola penyaluran. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, Norhani, mengungkapkan bahwa pola penyaluran berbasis kelompok akan ditinggalkan karena sering memicu kendala pengembalian.

“Ke depan, penyaluran kredit lebih tepat diberikan kepada individu dengan sasaran utama usaha mikro dan kecil yang telah berjalan minimal 6 sampai 12 bulan, sehingga memiliki rekam jejak usaha yang jelas,” tutur Norhani dalam rapat di Kantor Gubernur, Senin, 20 April 2026.

Plt. Asisten II Setda Kalteng, Darliansjah, merinci bahwa jika rata-rata plafon per nasabah sebesar Rp50 juta, maka dibutuhkan subsidi bunga sekitar Rp4,5 miliar per tahun. Untuk menjaga keamanan dana tersebut, Bank Kalteng bersama Jamkrida akan melakukan penyaringan ketat.

Pihak Bank Kalteng menyatakan kesiapannya mendukung infrastruktur dan analisis debitur.

“Bank Kalteng memiliki pengalaman dalam berbagai skema pembiayaan. Namun, kredit mikro memiliki risiko relatif lebih tinggi, sehingga diperlukan mitigasi risiko melalui seleksi debitur yang tepat tanpa memberatkan,” jelas perwakilan Bank Kalteng.

Nantinya, setiap calon debitur wajib masuk dalam database yang telah diverifikasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM sebelum berlanjut ke tahap analisis perbankan.

(Syauqi)

baca juga ...  Dislutkan Kalteng Optimis Keberhasilan Produksi Udang Vaname di Shrimp Estate Berkah Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!