Atasi Krisis BBM Angkutan Umum, Kalteng Siapkan Dua Strategi

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

Dinas Perhubungan Provinsi (Kalteng) menyiapkan langkah jangka pendek dan menengah untuk mengatasi kesulitan angkutan umum dalam mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kalteng, , Kamis, 23 April 2026.

Menurutnya, langkah konkret yang disiapkan meliputi penetapan SPBU tertentu yang memprioritaskan angkutan umum, pengamanan distribusi di lapangan, serta percepatan pembaruan sistem barcode BBM subsidi yang terintegrasi dengan data KIR kendaraan.

Dalam jangka pendek, pemerintah akan memprioritaskan alokasi kuota harian BBM subsidi bagi angkutan umum di SPBU tertentu dengan pengawasan terpadu.

Sementara itu, solusi jangka menengah difokuskan pada penyempurnaan mekanisme pendaftaran barcode dengan persyaratan yang lebih ketat serta penguatan regulasi daerah.

“Langkah ini penting untuk mencegah lonjakan tarif angkutan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah,” ujar Yulindra.

Ia menjelaskan, permasalahan utama di lapangan adalah sering habisnya stok BBM subsidi jenis biosolar di sejumlah SPBU akibat praktik pelangsiran dan penyalahgunaan.

Kondisi tersebut memaksa angkutan umum berizin menggunakan BBM non-subsidi dengan harga lebih tinggi, sehingga meningkatkan biaya operasional dan berpotensi mendorong kenaikan tarif penumpang hingga 15-20 persen.

“Kondisi ini harus segera diantisipasi agar tidak berdampak pada inflasi daerah dan memberatkan masyarakat,” katanya.

Yulindra menegaskan, angkutan umum harus menjadi prioritas dalam penyaluran BBM subsidi. “Angkutan umum, khususnya bus dan angkutan berizin, harus menjadi prioritas dalam penyaluran BBM subsidi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina, BPH Migas, Organda, serta aparat penegak untuk memastikan distribusi BBM tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Ia juga memastikan layanan transportasi publik tetap berjalan aman, lancar, dan terjangkau bagi masyarakat.

(Sya'ban)

baca juga ...  Gubernur Agustiar Minta BBM Eceran di Kalteng Dilegalkan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!