PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, mengajak generasi muda atau kaum milenial untuk mulai melirik sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
“Pertanian tidak lagi identik dengan pekerjaan konvensional, melainkan telah berkembang menjadi sektor bisnis modern yang potensial jika dikelola secara profesional,” ucapnya, Jumat 24 April 2026.
Generasi muda memiliki keunggulan dalam hal penguasaan teknologi dan inovasi. Hal tersebut dinilai sangat relevan dengan perkembangan pertanian saat ini yang mulai bertransformasi menuju sistem modern atau smart farming.
“Generasi muda punya kemampuan dalam teknologi dan inovasi. Ini sangat cocok diterapkan di dunia pertanian yang kini semakin maju,” tambahnya.
Paradigma pertanian saat ini sudah berubah. Jika dulu identik dengan kerja fisik yang berat, kini pertanian lebih menekankan pada kerja cerdas melalui pemanfaatan teknologi, pengelolaan irigasi yang baik, serta penggunaan bibit unggul.
“Dengan sistem yang tepat, hasil panen bisa lebih maksimal dan keuntungan juga lebih menjanjikan,” lanjutnya.
Besarnya potensi lahan di Kalimantan Tengah yang masih terbuka luas dan subur. Dalam hal ini menilai, kondisi tersebut merupakan peluang besar yang sayang jika tidak dimanfaatkan secara optimal, khususnya oleh generasi muda.
“Kita punya sumber daya alam yang luar biasa. Tinggal bagaimana generasi muda hadir dengan ide kreatif dan semangat baru untuk mengelolanya,” tuturnya.
Selain itu berharap, semakin banyak anak muda yang tertarik untuk terjun langsung ke sektor pertanian, baik sebagai petani modern maupun pelaku usaha di bidang agribisnis.
“Langkah tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (yud)












