SAMPIT – Sempat mengalami keterbatasan layanan, RSUD dr Murjani Sampit kini kembali memperkuat penanganan pasien jantung dan stroke secara mandiri.
Penguatan layanan ini ditandai dengan kembalinya dokter spesialis saraf dan jantung yang sebelumnya menempuh pendidikan lanjutan sepanjang 2025. Selama masa tersebut, beberapa layanan sempat dibatasi sehingga sebagian pasien harus dirujuk ke luar daerah.
Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan, dr Anggun Iman Hernawan, menyampaikan bahwa kondisi itu memang menjadi tantangan bagi rumah sakit. Namun, ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dalam jangka panjang.
“Dengan kembalinya tenaga spesialis, pasien kini tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah yang prosesnya cukup panjang dan memerlukan biaya tambahan,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.
Kini, layanan yang kembali optimal memungkinkan pasien jantung dan stroke mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah.
Ke depan, RSUD dr Murjani Sampit juga menargetkan pengembangan layanan yang lebih maju, salah satunya menghadirkan tindakan pemasangan ring jantung pada pertengahan 2026. Layanan ini selama ini umumnya hanya tersedia di rumah sakit rujukan besar.
Selain itu, rumah sakit juga berupaya menambah dokter spesialis bedah saraf guna menangani kasus stroke berat secara menyeluruh di daerah.
Di sisi lain, inovasi dilakukan melalui kerja sama dengan RSUD Hanau dalam pelayanan kemoterapi. Melalui sistem berbagi jadwal dokter, pasien kanker kini memiliki alternatif menjalani pengobatan lebih dekat tanpa harus ke Palangka Raya atau bahkan keluar provinsi.
Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen RSUD dr Murjani Sampit dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan mudah diakses masyarakat. (nardi)












