Jaga Harkamtibmas, Ditpolairud Polda Kalteng Masifkan Patroli Dialogis di Perairan Samuda

IST/BERITASAMPIT - Personel Ditpolairud Polda Kalteng saat melakukan patroli melihat aktivitas petani kelapa di Samuda.

SAMPIT – Ditpolairud Polda (Kalteng) terus memperketat pengamanan di wilayah perairan, melalui Markas Unit (Marnit) Samuda, personel kepolisian menggelar patroli dialogis secara masif di sekitar perairan Samuda, Kabupaten Timur (Kotim).

Langkah preventif ini diambil sebagai bagian dari upaya Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus memastikan aktivitas di wilayah perairan berjalan aman dan kondusif.

Fokus utama dari patroli ini adalah melakukan interaksi langsung dengan masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi air. Personel memberikan mengenai risiko yang timbul jika melakukan pelanggaran di wilayah perairan, serta memberikan imbauan agar masyarakat tetap mematuhi aturan keselamatan yang berlaku.

“Personel kami dilapangan selalu mengedepankan pendekatan dialogis untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat menghindari segala bentuk pelanggaran ,” ujar Polda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan melalui Dirpolairud Kombes Pol, Dony Eka Putra, Kamis 30 April 2026.

Dirpolairud Polda Kalteng itu menegaskan bahwa patroli ini merupakan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli dialogis ini bukan hanya sekadar pencegahan kejahatan secara fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran aktif mereka dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas di lingkungannya,” jelasnya.

Melalui kegiatan itu, Dirpolairud Polda Kalteng berharap dapat mencegah potensi tindak kriminalitas di wilayah perairan dan pelabuhan. Meningkatkan literasi masyarakat terkait aturan di wilayah laut dan sungai serta membangun komunikasi dua arah antara Polri dan warga guna mendeteksi gangguan keamanan sejak dini.

Melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Samuda dan sekitarnya tetap terjaga, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat pesisir dapat terus berjalan tanpa hambatan.(im/bs)

baca juga ...  Kasi Pidsus "Terdepak" Ditengah Penanganan Kasus Hibah Setda Kotim Rp40 Miliar
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!