SAMPIT – Seorang pria bernama Fathul (55), warga Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin 4 April 2026 sekitar pukul 17.25 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar rumahnya yang beralamat di Jalan Abu Bakar RT 004 RW 001 Desa Hanjalipan. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat, Ilus (63), yang saat itu mendatangi rumah korban.
Berdasarkan keterangan saksi, Ilus awalnya datang ke rumah korban dan mencoba mengetuk pintu serta memanggil, namun tidak mendapat respons. Karena merasa curiga, ia kemudian masuk ke dalam rumah melalui pintu depan dan langsung menuju kamar korban.
“Setelah masuk ke dalam kamar, korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Ilus kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi korban. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian dari Polsek Kota Besi.
Sejumlah saksi turut dimintai keterangan dalam kejadian ini, di antaranya Is (72), Ho (54) dan Fr (53) yang merupakan adik kandung korban, serta Ilus selaku Ketua RT setempat.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kota Besi bersama tenaga medis dari Puskesmas setempat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal. Polisi juga melakukan pendataan terhadap para saksi serta penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan, kemungkinan akibat sakit saat berada seorang diri di rumahnya.
Pihak keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi di RSUD dr. Murjani Sampit. Penolakan tersebut disertai dengan surat pernyataan resmi dan keluarga juga tidak mengajukan tuntutan hukum atas kejadian tersebut.
Kapolsek Kota Besi melalui laporannya menyampaikan bahwa kejadian ini telah ditangani sesuai prosedur, dan pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, meskipun kuat dugaan korban meninggal dunia karena faktor kesehatan.
(Jimmy)












