PULANG PISAU – Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau mengedukasi masyarakat mengenai cara pengolahan daging kurban yang sehat dan tepat agar kandungan gizinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu pemenuhan nutrisi anak dan remaja dalam upaya pencegahan stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau dr Ellyana di Pulang Pisau, Kamis 28 Mei 2026 mengatakan, daging kurban merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi pertumbuhan anak karena mengandung zat besi, protein, vitamin, dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.
Menurutnya, pemanfaatan daging kurban secara tepat dapat membantu meningkatkan kualitas gizi keluarga, terutama bagi anak-anak dan remaja yang masih berada pada masa pertumbuhan. Namun, pengolahan yang kurang tepat justru dapat mengurangi manfaat gizi yang terkandung di dalamnya.
“Daging kurban sebaiknya diolah dengan cara yang sehat seperti direbus, dikukus, atau dimasak menjadi sup bergizi yang dicampur sayuran agar kandungan proteinnya tetap terjaga dan kebutuhan vitamin anak juga terpenuhi,” ujar dr Ellyana.
Ia menjelaskan, masyarakat juga dianjurkan mengurangi penggunaan santan berlebihan serta membatasi konsumsi makanan yang terlalu berminyak atau tinggi lemak. Selain itu, daging sebaiknya dipadukan dengan sayuran hijau, kacang-kacangan, dan sumber karbohidrat sehat agar asupan gizi menjadi lebih seimbang.
Menurut dr Ellyana, salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan protein dan zat besi dalam jangka panjang. Karena itu, momentum Iduladha dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperbaiki pola konsumsi keluarga dengan memberikan makanan bergizi kepada anak-anak secara cukup dan teratur.
“Protein hewani sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu perkembangan otak. Ini yang perlu dipahami masyarakat agar daging kurban tidak hanya dimaknai sebagai hidangan hari raya, tetapi juga sebagai bagian dari pemenuhan gizi keluarga,” katanya.
Ia berharap masyarakat Kabupaten Pulang Pisau semakin sadar pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang dalam upaya menurunkan angka stunting di daerah. Dinas Kesehatan juga terus mendorong edukasi gizi kepada masyarakat melalui puskesmas dan tenaga kesehatan agar kualitas kesehatan anak-anak di Kabupaten Pulang Pisau semakin meningkat. (denny)












