PANGKALAN BUN – Bupati Hj. Nurhidayah, mengapresiasi kinerja seluruh perangkat daerah atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah untuk ke-12 kalinya.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat kegiatan penyerahan piagam penghargaan kepada perangkat daerah dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah yang digelar di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar, Jumat 5 Juni 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kobar, Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten dan staf ahli bupati, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kobar.
Dalam kesempatan itu, Bupati, Wakil Bupati Kobar dan Sekda menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 perangkat daerah yang memperoleh nilai terbaik dalam rangkaian proses pengelolaan keuangan daerah.
Penilaian mencakup aspek penganggaran, penatausahaan, perbendaharaan, akuntansi, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan, hingga pengelolaan barang milik daerah.
Bupati Hj. Nurhidayah mengatakan, raihan opini WTP ke-12 merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak di lingkungan Pemkab Kobar.
“Capaian opini WTP yang ke-12 kali bagi Pemkab Kobar adalah hasil kerja sama dan kolaborasi semua pihak. Semua ikut berperan, saya berharap seluruh perangkat daerah tetap semangat dan terus melakukan perubahan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Meski demikian, Hj. Nurhidayah mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan daerah saat ini tidak lagi hanya diukur dari tingkat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga dari dampak yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, postur belanja daerah harus terus dikawal agar responsif terhadap berbagai dinamika dan kebijakan pemerintah pusat, termasuk dalam upaya pengendalian inflasi daerah, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta percepatan penurunan angka stunting.
“Keuangan daerah tidak lagi hanya dinilai dari realisasi APBD, tetapi seberapa besar dampaknya bagi masyarakat, karena itu setiap program dan kegiatan harus benar-benar memberikan manfaat yang nyata,” tegasnya.
Menutup arahannya, Hj. Nurhidayah berharap sinergi dan koordinasi antarperangkat daerah terus diperkuat sehingga kualitas tata kelola keuangan daerah semakin baik dan opini WTP dapat kembali dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.
“Ke depan, sinergi yang baik dari seluruh perangkat daerah harus terus ditingkatkan sehingga opini WTP yang berkualitas dapat kembali diraih,” ujarnya. (man)












