PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menunjukkan keseriusannya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Berbagai persiapan terus dimatangkan agar perhelatan yang akan diikuti ratusan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalteng itu berlangsung sukses, tertib, dan berkesan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar secara hybrid di Aula A Kantor Bupati Murung Raya dan melalui Zoom Meeting, Rabu (17/6/2026). Rapat dipimpin langsung Bupati Murung Raya, Heriyus, selaku Ketua Umum MTQ KORPRI Kalteng Tahun 2026, didampingi Wakil Bupati Rahmanto Muhidin yang menjabat sebagai Ketua Harian MTQ KORPRI Kalteng Tahun 2026.
Rapat diikuti panitia pelaksana bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sejumlah aspek strategis dibahas secara rinci, mulai dari susunan acara, pelaksanaan defile peserta, kesiapan masing-masing seksi, hingga pengaturan kedatangan, kepulangan, serta akomodasi peserta selama berada di Kabupaten Murung Raya.
Sebanyak 342 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah dijadwalkan ambil bagian dalam MTQ VIII KORPRI Tahun 2026. Untuk menambah semarak suasana, panitia juga menyiapkan berbagai door prize bagi peserta dan tamu yang hadir sehingga pelaksanaan kegiatan diharapkan semakin meriah.
Kesiapan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui Zoom Meeting, perwakilan Biro Kesejahteraan Rakyat serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kalteng menyampaikan dukungan terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan panitia.
Bupati Heriyus menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan MTQ KORPRI bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, melainkan seluruh pihak yang terlibat. Ia meminta setiap bidang terus memperkuat koordinasi dan komunikasi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif, termasuk dengan dukungan aparat keamanan. “Saya berharap seluruh panitia terus memperkuat koordinasi dan komunikasi sehingga setiap bidang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Keberhasilan kegiatan ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Heriyus.












