SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menilai Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah strategis untuk memetakan perkembangan dunia usaha di daerah, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan berskala besar.
Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan, data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi yang berkembang di Kabupaten Kotim.
Menurutnya, melalui pendataan tersebut pemerintah dapat mengetahui sektor usaha yang tumbuh pesat, sektor yang membutuhkan perhatian, hingga peluang pengembangan ekonomi daerah.
“Hasil sensus akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya, Senin 13 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah membutuhkan data yang akurat agar program pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, serta penciptaan lapangan kerja dapat berjalan lebih efektif.
Irawati berharap seluruh pelaku usaha dapat memberikan informasi secara jujur kepada petugas sensus sehingga data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.
“Semakin lengkap data yang diperoleh, semakin baik pula kualitas perencanaan pembangunan ekonomi yang akan dilakukan pemerintah,” pungkasnya. (nardi)












