SAMPIT – Sebagai upaya dalam mendukung terwujudnya Indonesia Mandiri Pangan, Ditpolairud Polda Kalteng melalui personel Kapal Polisi XVIII-1004 terjun langsung mendampingi masyarakat di desa binaan kawasan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Langkah ini dilakukan guna meningkatkan ketersediaan bahan pangan dan sayuran yang sehat serta bergizi bagi warga setempat.
Ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus stabilitas negara. Melalui penguatan produksi pangan lokal, perbaikan sistem distribusi, dan pemenuhan akses pangan secara merata, diharapkan kemandirian pangan yang berkelanjutan dapat terwujud di wilayah pesisir dan perairan.
Pendekatan terpadu dari hulu ke hilir terus didorong, mulai dari perluasan lahan produktif, pemanfaatan benih unggul, pendampingan masyarakat, hingga penguatan sarana pendukung pertanian.
Berbagai komoditas strategis pun dikembangkan sesuai potensi alam masing-masing daerah agar setiap wilayah memiliki ketahanan pangan yang mandiri.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar urusan ketersediaan makanan di meja makan, melainkan kunci dari stabilitas ekonomi dan kedaulatan bangsa.
“Ketahanan pangan adalah kunci stabilitas ekonomi dan kedaulatan negara. Kami di jajaran kepolisian akan terus mendukung warga dan petani lokal, memperkuat cadangan pangan daerah, serta mengurangi ketergantungan pada produk impor. Kalimantan Tengah berkomitmen penuh untuk menjadi lumbung pangan nasional yang andal,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra, Senin 20 Juli 2026.
Melalui aksi nyata di desa binaan ini, personel Ditpolairud Polda Kalteng berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat perairan dapat terus terjalin erat demi menciptakan kawasan yang mandiri, sejahtera, dan tangguh secara pangan.(im/bs)












