Karhutla Malam Hari Terjadi di Dekat Perumahan Tidar Sampit

IST/BERITASAMPIT - Karhutla terjadi di Jalan Tidar dekat perumahan.

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Sampit, Kabupaten (Kotim). Kali ini, kebakaran terjadi pada malam hari di kawasan Jalan Tidar Raya 3 Gang Langsat 4, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Rabu 22 Juli 2026 malam.

Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan perumahan warga. Api membakar lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar, pakis dan galam dengan luas sekitar satu hektare.

Informasi kebakaran diterima Posko Siaga BPBD Kotim dari warga sekitar melalui aplikasi pesan pada pukul 21.09 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kotim kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 21.19 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta penyekatan untuk mencegah api meluas.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam turut turun langsung bersama sembilan personel TRC BPBD Kotim dan dibantu warga untuk operasi pemadaman yang berlangsung hingga pukul 22.57 WIB.

Dari sekitar satu hektare lahan yang terbakar, petugas berhasil melakukan pemadaman terhadap sekitar 0,5 hektare sebagai upaya mengamankan area dan mencegah perluasan kebakaran.

Kondisi pemadaman cukup menantang karena lokasi berada di lahan gambut dan sumber air berupa parit atau kanal berjarak sekitar 400 meter dari titik api. Selain itu, petugas juga menghadapi keterbatasan penerangan saat melakukan penanganan pada malam hari.

Sebanyak dua unit mobil tangki air dikerahkan dengan perkiraan penggunaan air mencapai sekitar 7.000 liter.

Hingga operasi berakhir, api dinyatakan sudah padam, meski masih terdapat sebagian titik yang mengeluarkan asap dan tetap dilakukan pemantauan.

Selain pemadaman, petugas BPBD juga memberikan kepada masyarakat sekitar agar turut menjaga lingkungan dan mewaspadai potensi karhutla. Masyarakat juga diingatkan mengenai adanya sanksi bagi pihak yang melakukan pembakaran lahan.

Sementara itu, Multazam menambahkan bahwa BPBD ke dalam rangka mendukung penanganan karhutla di tingkat provinsi.

Dalam penugasan tersebut, BPBD Kotim melakukan sejumlah agenda, di antaranya berupaya mendapatkan pinjaman alat pengukur ISPU portabel, yang mana alat di Kotim sedang rusak. melakukan sinkronisasi data dengan Pusdalops PB BPBPK Provinsi , serta berkomunikasi langsung dengan Satgas Udara BNPB di .

Selain itu, BPBD Kotim juga menghadiri rapat bersama Gubernur dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). (Nardi)



baca juga ...  Direktur RSUD dr Murjani Sampit Ikuti Studi Kepemimpinan ke Aceh Tamiang
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!