SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menggelar coffee morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, perbankan, camat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya di Rumah Jabatan Bupati, Senin 3 Agustus 2026.
Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai tersebut dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai isu strategis yang tengah dihadapi Kabupaten Kotim, mulai dari upaya meningkatkan pendapatan daerah, menarik investasi, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saya sampaikan juga permohonan maaf karena beberapa waktu terakhir saya lebih banyak berada di luar daerah,” kata Halikinnor.
Ia menjelaskan, selain menjalani proses pengobatan dan pemulihan kesehatan, kunjungan tersebut juga dilakukan untuk mencari peluang pendanaan dari pemerintah pusat.
Kondisi fiskal daerah saat ini masih cukup berat sehingga pemerintah daerah harus aktif membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar program pembangunan tetap dapat berjalan.
“Kita terus berupaya mencari sumber pendanaan dan mengundang investor agar pembangunan daerah tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti perkembangan transportasi udara di Bandara H. Asan Sampit. Ia bersyukur penerbangan Super Air Jet kini dapat beroperasi setiap hari sehingga diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat maupun dunia usaha.
Namun demikian, ia mengingatkan agar keberlangsungan penerbangan tersebut tidak terganggu oleh kabut asap akibat karhutla.
Menurut Halikinnor, penanganan karhutla menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Ia meminta seluruh camat, lurah, RT, RW, Satpol PP, hingga aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah pembakaran lahan.
Ia juga meminta BPBD menyiapkan langkah antisipasi terhadap keterbatasan sumber air, termasuk mempertimbangkan pembangunan sumur bor maupun embung sementara di sejumlah titik rawan kebakaran.
“Dampaknya sangat luas, mulai dari kesehatan, transportasi hingga investasi. Karena itu semua pihak harus bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran,” tegasnya.
Bupati turut menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk terus memantau kualitas udara dan menyesuaikan kebijakan apabila kabut asap semakin memburuk, termasuk mempertimbangkan pembagian masker kepada masyarakat.
Selain membahas karhutla, rapat juga menyiapkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.
Ia menginstruksikan seluruh masyarakat, pelaku usaha, serta instansi pemerintah memasang Bendera Merah Putih dan umbul-umbul selama bulan kemerdekaan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah atas sinergi yang telah terjalin. Semangat kolaborasi dan Habaring Hurung terus diperkuat demi mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Kotim. (Nardi)












