PUPR Pastikan Jalan dan Jembatan Tetap Prima, Infrastruktur Andal Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat konektivitas wilayah dengan memastikan pembangunan serta pemeliharaan jalan dan jembatan berjalan optimal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten , Paulus K. Manginte, S.T., M.T., menegaskan setiap proyek infrastruktur dikerjakan berdasarkan kajian teknis yang matang. Dengan demikian, seluruh pekerjaan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga menjamin kualitas konstruksi, keamanan, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Salah satu proyek pembangunan jembatan yang saat ini masih berproses, kata Paulus, harus menunggu penyelesaian relokasi pipa transmisi air bersih. Tahapan tersebut menjadi prioritas agar pembangunan dapat berlanjut tanpa mengganggu distribusi air kepada warga.

“Relokasi pipa menjadi bagian penting dalam tahapan pekerjaan. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan tanpa mengganggu layanan air bersih serta tetap mengedepankan aspek keselamatan konstruksi,” ujarnya.

Di lapangan, tim teknis juga menemukan batuan berukuran besar pada area fondasi jembatan. Kondisi tersebut mengharuskan adanya penyesuaian metode pelaksanaan pekerjaan agar struktur jembatan tetap kokoh, aman, dan sesuai standar teknis.

Sementara itu, untuk menjaga kualitas jalan kabupaten, Dinas PUPR secara rutin melaksanakan Survei Kondisi Jalan. Hasil survei tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan, baik berupa pemeliharaan maupun peningkatan ruas jalan, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran daerah.

Paulus mengungkapkan, sebagian besar ruas jalan kabupaten saat ini masih berada dalam kategori mantap. Kendati demikian, pemantauan terus dilakukan secara berkala sehingga kerusakan yang muncul dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih parah.

Tak hanya fokus pada jalan, seluruh jembatan permanen yang menjadi kewenangan juga dipastikan berada dalam kondisi baik. Pemeliharaan rutin terus dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperpanjang usia layanan infrastruktur.

Di sisi tata kelola, seluruh proses perencanaan dan penganggaran pembangunan dilakukan melalui Sistem Informasi Daerah (SIPD). Setelah itu, setiap paket pekerjaan diumumkan melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) sebelum memasuki tahapan pengadaan barang dan jasa.

Menurut Paulus, penerapan sistem tersebut merupakan bentuk komitmen Dinas PUPR dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, efektif, dan akuntabel. Melalui evaluasi serta pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pihaknya optimistis kualitas infrastruktur di akan terus meningkat dan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

baca juga ...  Heriyus Resmikan Gedung Baru RSUD Puruk Cahu
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!