PULANG PISAU – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pulang Pisau mendorong masyarakat bersama pemerintah daerah dan berbagai organisasi Islam melakukan ikhtiar keagamaan dengan menggelar Salat Istisqa'. Ratusan warga memadati halaman Masjid Agung Ar-Raudhah untuk bersama-sama memohon turunnya hujan sekaligus berharap wilayah Pulang Pisau dijauhkan dari dampak kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Salat Istisqa tersebut dilaksanakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Pulang Pisau bersama sejumlah organisasi masyarakat Islam, Rabu 5 Agustus 2026. Kegiatan mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dan dihadiri Bupati serta Wakil Bupati, unsur FKPD, kepala OPD, jajaran Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Ketua DMI Kabupaten Pulang Pisau, H. Ahmad Fadli Rahman, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa menjadi wujud kebersamaan umat Islam dalam menghadapi kondisi alam yang sedang kering. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar untuk memohon rahmat dan karunia Allah SWT agar hujan segera diturunkan dan masyarakat dapat melewati musim kemarau dengan baik.
Ahmad Fadli Rahman menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi Islam yang ikut berpartisipasi, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Muhammadiyah, BKPRMI, GP Ansor, serta elemen lainnya. Menurutnya, keterlibatan berbagai organisasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi masyarakat dapat menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan kepedulian bersama.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Salat Istisqa juga merupakan tindak lanjut dari surat imbauan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Wakil Bupati. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kemarau panjang yang dapat meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pulang Pisau.
Rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib dan khidmat. Shalat dipimpin Ketua MUI Kabupaten Pulang Pisau, H. Syarbaini, sedangkan khutbah disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Pulang Pisau, H. Suriyadi. Dalam khutbahnya, Suriyadi mengajak jamaah memperbanyak istigfar dan memohon ampun kepada Allah SWT di tengah kondisi kekeringan yang sedang dihadapi.
Suriyadi berharap istigfar dan doa yang dipanjatkan bersama mendapat ijabah dari Allah SWT sehingga hujan segera turun dan kekeringan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan dapat teratasi. Di sisi lain, ikhtiar tersebut juga menjadi pengingat agar masyarakat tetap menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta bersama-sama mencegah munculnya bencana selama musim kemarau. (denny)












