SAMPIT – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menangani dua kejadian kebakaran lahan pada Selasa 11 Agustus 2026 pagi. Dua lokasi yang terbakar berada di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kecamatan Baamang.
Kebakaran pertama dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Metro TV, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, sekitar pukul 06.28 WIB. Informasi tersebut diterima Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim melalui panggilan darurat.
Dalam laporan yang disampaikan Peleton I Akhmad Ilham Wahyudi, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 06.45 WIB.
“Tim menemukan lahan berupa semak belukar yang terbakar dengan luas sekitar 2.734 meter persegi. Lokasi kebakaran berada sekitar 15 meter dari permukiman warga,” ujarnya.
Petugas langsung melakukan pemadaman, terutama untuk mencegah api dan asap mendekati rumah warga. Setelah sekitar satu jam penanganan, kobaran api berhasil dilokalisir dan kondisi dinyatakan aman.
Operasional di lokasi tersebut kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 07.36 WIB. Satu unit mobil pemadam dikerahkan dengan personel Regu III Peleton I.
Petugas menyatakan dugaan sementara penyebab kebakaran pertama adalah arson atau pembakaran yang disengaja. Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian material dalam kejadian tersebut.
Belum lama berselang, kejadian serupa kembali dilaporkan di Jalan Tjilik Riwut Jalan Karya Bersama, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. Informasi kebakaran lahan kosong tersebut diterima petugas sekitar pukul 08.53 WIB.
Tim Peleton II yang dipimpim Muhammad Febbry kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 09.01 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman sekitar pukul 09.15 WIB. Lahan kosong yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 1,5 hektare.
Dengan menggunakan satu unit MUPK 13, petugas melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
“Operasi di lokasi kedua tersebut dinyatakan selesai sekitar pukul 10.40 WIB setelah kondisi lapangan dipastikan aman,” kata Febbry.
Dugaan sementara penyebab kebakaran kedua juga tercatat arson. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian tersebut.
Dua kejadian kebakaran lahan dalam rentang waktu pagi tersebut kembali menunjukkan tingginya kewaspadaan terhadap ancaman karhutla di wilayah Kotim, khususnya di tengah kondisi kemarau, damkar dengan sigap melakukan penanganan.
Masyarakat senantiasa diingatkan untuk tidak membakar lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (Nardi)












