PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) masih mengandalkan dukungan udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining mengatakan, saat ini terdapat tiga pesawat water bombing yang masih membantu operasi pemadaman di lapangan.
Dukungan tersebut berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain pesawat water bombing, satu unit pesawat patroli juga disiapkan untuk membantu pemantauan kondisi karhutla.
“Water bombing masih tiga pesawat yang membantu kita dari BNPB. Ada juga satu pesawat patroli,” ucap Agustan.
Dukungan udara menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan karhutla, terutama ketika api sulit dijangkau melalui jalur darat.
“Namun, penanganan tetap dilakukan dengan melihat kondisi lapangan serta mengutamakan keselamatan personel yang bertugas. Kita tetap melihat situasi di lapangan. Penanganan tidak boleh dipaksakan apabila kondisi membahayakan petugas,” ungkapnya. (yud)












